Sabtu, 07 Juni 2014

Perkara Menulis

Perkara menulis...
Rasanya hampir setiap waktu, saya ingin menulis. Menulis tentang ini dan itu. Sudah lama sekali, bertahun-tahun. Tetapi semua tertunda begitu lamanya, sampai menjadi hantu yang usil di dalam kepala. Entah apakah saya benar-benar ingin menulis atau hanya ingin lari.
Lari dari apa ? Mungkin lari dari hidup. Sejujurnya saya ingin mengatakan: iya.
Tetapi sepertinya berat, lari dari hidup berarti mati. Saya belum ingin mati, atau tepatnya saya ingin mati tetapi rasanya belum siap. Namun dari itu semua, saya tidak ingin menyerah. Menyerah dari hidup. Semoga.

Baiklah. mungkin yang akan saya tulis adalah semua yang terpendam di dalam kepala. Semua kebodohan dan kepintaran yang saya miliki. Tentang pikiran di masa lalu. Lalu tentang kekhawatiran di masa depan. Banyak sekali. Terkadang membuat saya kesal tetapi juga menyukainya di waktu yang bersamaan. 



Pernah saya mengeluh. Suatu ketika saat saya telah mengambil posisi untuk menulis. Tiba-tiba pikiran saya pecah. Ibarat kawanan burung yang terbang berhamburan meninggalkan tempat mereka berkumpul karena terusik oleh batu atau kaleng yang dilempar kearah mereka. Apa yang sebelumnya saya ingin tuliskan hilang begitu saja. Kemudian saya meninggalkan posisi dan tidak jadi menulis. Begitu seterusnya. Selalu terulang-ulang.

Pernah saya bertanya. Pertanyaan untuk diri saya. "Kenapa saya tidak mulai menulis? Kenapa selalu tertunda?". Jawaban yang muncul di dalam kepala saya terlalu banyak. Sehingga sulit menentukan satu jawaban yang paling tepat dan pas untuk diri saya. Lalu saya bertanya kepada seorang teman. Saya mendapat jawaban yang sangat simpel. "Berhenti bertanya kenapa. Jika kamu ingin menulis. mulailah menulis sekarang".

Akhirnya muncul sebuah pikiran, bahwa saya ingin memiliki sebuah tempat. Tempat dimana saya bisa bercerita. Tempat dimana saya bisa menumpahkan isi di dalam kepala saya, tentang segala hal dari kehidupan ini. Banyak sekali. 

Pertanyaan untuk diri saya. Apakah saya akan bertahan menulis ? Mudah-mudahan saja begitu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar