Saya pernah berada di sekeliling orang-orang dengan kemampuan dan bakat tertentu, bahkan sekarang pun masih. Harus saya akui, saya senang berada di sekeliling orang-orang seperti mereka. Kemampuan dan bakat yang mereka miliki pastilah menjadi sebuah kelebihan tersendiri. Rasanya luar biasa jika memiliki salah satu dari apa yang mereka bisa; melukis, bernyanyi, bermain musik, menulis, olahraga dan lain sebagainya. Kalau perlu jangan tanggung-tanggung untuk bisa menguasai beberapa diantaranya.
Sebagaimana tabiat manusia, saya terkadang membandingkan diri saya dengan mereka. Rasanya seperti saya bukan apa-apa, dan mereka luar biasa. Kemudian ini menjadi masalah pribadi saya. Saya melihat kemampuan dan bakat tertentu yang mereka miliki menjadi daya tarik dan memperkuat keberadaan mereka. Mereka dipuji karena mereka berbakat, mereka disanjung karena mereka bisa berkarya. Mereka mendapatkan perhatian dari orang-orang disekitar mereka dengan kelebihan mereka.
Tidak perlu saya pertegas karena bukan itu yang saya maksudkan, atau bukan itu yang ingin saya dapatkan. Saya sudah pernah menikmati pujian atau pun sanjungan, dan saya tidak sedang mengejar itu di dalam hidup saya. Ini sekedar keinginan atau hanya pemikiran orang seperti saya untuk mendapatkan kepuasaan dan kebanggaan tersendiri. Saya gambarkan seperti ketika saya mendapat ranking pertama di sekolah, untuk merasakannya, tidak perlu orang tua, guru, ataupun teman-teman memuji saya, atau sekedar kata-kata: "Wah, hebat ya kamu" atau "Kamu memang pintar". Cukup hanya dengan melihat angka satu yang tertera pada kolom rangking di dalam raport saja saya sudah akan merasa puas dan bangga. Entah ini terkesan naif atau apa, yang pasti saya menyatakan dengan apa adanya.
Lalu tentang kelebihan lain yang orang miliki, seperti: memiliki keluarga yang harmonis, tidak pernah kekurangan materi, memiliki penampilan yang menarik. Terkadang ini menjadi begitu bermasalah karena terlalu jauh membandingkan diri saya dengan mereka. Tetapi pada akhirnya saya semakin sadar dan semakin sadar, bahwa segala sesuatu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Saya merasa mereka lebih sempurna karena saya tidak memiliki apa yang mereka miliki. Tetapi mungkin saja mereka merasakan hal yang sama terhadap saya atau orang lain selain mereka.
Perlu saya katakan kepada diri saya sendiri bahwa jangan sampai sesuatu yang saya inginkan membuat lupa apa yang telah saya miliki. Karena itu adalah salah satu yang akan menjauhkan saya dari syukur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar